SHARE
Mbah Moen naik mobil Patwal Polisi (foto: merdeka.com)

Meskipun Kyai Haji Maimun Zubair atau Mbah Moen sudah wafat di Rumah Sakit An Noer, Makkah, Selasa (6/8) sekitar pukul 4.30 subuh waktu setempat, kisah-kisah tentang beliau tidak pernah bosan untuk dibahas. Salah satunya adalah kejadian unik sebulan lalu di Rembang.

Mbah Moen Tiba-Tiba Naik Mobil Patroli Polisi

Saat itu Mbah Moen dijadwalkan akan menghadiri kegiatan di Jakarta. Dari Rembang menuju Semarang, Mbah Maimoen dikawal Polisi Patroli dan Pengawalan (Patwal) Satlantas Polres Rembang.

Karena jadwal take off pesawat masih cukup lama, Mbah Moen mampir sebentar di rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, di Semarang Selasa (9/7/2019). Setelah dirasa cukup bersilaturahmi, Mbah Moen melanjutkan perjalanan ke bandara.

Saat itu Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang itu tidak mau naik mobil pribadinya dan memilih menumpang mobil patroli polisi (patwal) di kursi depan. Padahal mobil Toyota Alphard untuk beliau sudah siap untuk diberangkatkan.

Kejadian tiba-tiba itu membuat Aipda Wuri Sutrisno, pengemudi mobil patwal terkejut.

“Ya terkejutlah, tapi bercampur senang bisa mengemudikan mobil bersama tokoh Mbah Maimoen,” ucap anggota Satlantas Polres Rembang itu, Selasa (9/7/2019), dikutip dariĀ Merdeka.com.

Silaturahmi, Nasihat Mbah Moen ke Pak Polisi

Wuri tidak menyangka Mbah Maimoen mau naik mobil patwal polisi. selain Kiai sepuh yang disegani umat islam Indonesia, tokoh nasional sekaliber Mbah Moen lebih layak naik Alphard dibanding mobil patwal.

Mobil patwal pada akhirnya melaju pelan-pelan agar Mbah Moen merasa nyaman. Dengan usia Mbah Moen yang sudah sepuh, Wuri harus berhatii-hati menyetir mobilnya itu.

Di tengah perjalanan menuju Bandara Ahmad Yani Semarang, Mbah Moen sering mengingatkan ke Wudi agar taat berlalu lintas. Tiap kali lampu pengatur lalu lintas berwarna merah, Mbah Moen mengingatkan agar berhenti sebagaimana pengendara umum lainnya.

Mbah Moen juga sempat berbincang kepada Wuri agar pihak kepolisian sering-sering menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Agar terjalin komunikasi yang baik.

Kata Mbah Moen, polisi sekarang beda dengan zaman dulu. Polisi sekarang ini lebih sering berbaur mengunjungi masyarakat. Intinya pesan Mbah Moen kepada Wuri yaitu sering-seringlah bersilaturahmi dengan masyarakat.

Di dalam mobil patwal itu berisi Aipda Wuri Sutristiyono, Brigadir Dwi Santoso, dan ajudan Mbah Moen bernama Jibril. Kenangan manis bersama Mbah Moen itu akan selalu diingat mereka sebab momen seperti itu jarang didapatkan oleh orang lain. (redaksi)

LEAVE A REPLY